Kamis, 15 Januari 2015

Satu Jalur Tiang Listrik Mati Semua Jadi Semakin Bertetangga

Pengalaman mati lampu punya cerita sendiri bagi saya dan beberapa tetangga. Cerita yang sama terjadi karena kebetulan ada sekitar sepuluh rumah tetangga yang jalurnya dari satu tiang, dan ketika pemadaman berlangsung kami bersepuluh tetap padam walaupun yang lain sudah kembali hidup. Hal ini telah terjadi tiga kali dalam kurun waktu satu tahun.

Pada peristiwa pertama kami masing-masing melaporkan ke layanan PLN dan malam itu juga petugas berusaha memperbaikinya. Ini proses yang lama karena belum ketemu jalurnya, yang tidak mengganggu pelanggan lain.

Yang kedua kami semua berada di luar rumah, dan sudah melihat dua warga melaporkan, maka yang lain merasa tidak perlu melaporkan. Syukurlah tengah malam saat semua tertidur , jalur kami sudah menyala lagi.

Yang ketiga tampaknya kita sudah belajar, apalagi para petugas. kalau yang kedua saja sudah selesai dengan sangat cepat apalagi yang sekarang ini. Jam sebelas malam adik ipar saya mengetuk pintu, Mas kok jalur sini masih gelap? Dia cuma mampir sebentar, dan saya langsung tidur. Kupikir pasti sudah ada tetangga yang menelpon PLN. Jam dua pagi ternyata masih gelap, waduh.... jangan-jangan mereka saling percaya "pasti ada tetanggaku yang sudah telpon". Pagi itu jam dua langsung kutelpon layanan 24 jamnya PLN, alhasil pada kira-kira jam 10 padi listrik sudah menyala lagi.

Obrolan sore dengan tetangga setelahperistiwa itu membuat semua tertawa. ternyata dugaanku benar. semua tetangga saling mempercayai sebagai pengganti semua pada malas telpon malam-malam dan memilih menarik selimut lagi, karena malam itu hujan terus. Namun ada satu rumah yang tetap mati karena rumahnya kosong saat sedang perbaikan, jadi tidak ada yang masuk.