Jumat, 28 November 2014

Menghemat Listrik Cara SDM

Ingin menggunakan listrik secar hemat adalah sebuah upaya yang positif daripada ingin membayar listrik dengan lebih murah namun tidak realistis dengan kebutuhan dan pemakaiannya. Saya dengan teman-teman beberapa kali ngobrol seru tentang pembayaran listrik.

Sampai pada suatu ketika kami tertarik menggunakan penghemat listrik dengan harapan tagihan listrik berikutnya lebih kecil atau lebih murah. Namun kami tidak memahami bagaimana alat itu bekerja, berapa persen penghematan yang kami miliki. akhirnya alat itu pun raib entah kemana karena sepertinya tidak memberikan pengaruh apa pun dalam hal penghematan.

Sumber info Penghemat Listrik dapat dibaca di halaman ini. Saya tidak akan mengulasnya biarkan anda temukan sendiri di halaman tersebut. termasuk untung ruginya menggunakan alat-alat penghemat listrik. Sudah ada yang melakukan penelitian terhadap penggunaan alat tertsebut.

Saya lebih tertari dalam membangun pola pembiasaan dalam rumah tangga, untuk seluruh anggota keluarga baik pemakaian pribadi maupun pemakaian bersama. Sumber Daya Manusia yang terbangun dengan pembiasaan baik termasuk dalam cara menggunakan listrik akan memberikan penghematan yang lebih signifikan dan aman.
Beberapa yang bisa kita coba misalnya :


  • Optimalkan Pencahayaan Alami
  • Tidur Jangan Terang
  • Pakai Peralatan Hemat Energi
  • Cabut Colokan Yang Tak Terpakai
  • Instalasi baik
  • Gunakan Peralatan Listrik Secara Efisien

Rasanya tak perlu penjelasan banyak untuk poin-poin  di atas. Namun sebuah perumpamaan ini mungkin membantu," Kalau mau pergi arisan memakai kaos saja sudah OK banget, kenapa pula harus lengkap memakai jas dan dasi." 

Aha, ini hanya tulisan ringan semoga memperingan rekening listrik kita. untuk tanda cintaku kepada sesama pemakai listrik rumah.


Kamis, 27 November 2014

Tagihan Listrikku Akhirnya Diralat Juga

Setelah mendatangi rayon setempat, akhirnya tagihan listrikku yang sudah dua bulan belum ku bayar akhirnya kubayarkan. Hal ini terjadi setelah pengaduanku sejak awal  Oktober 2014 belum mendapat respon. Dijanjikan oleh petugas untuk dibayarkan pada tanggal 20 November 2014, dan ternyata betul jumlah tagihan sudah berubah. yang semula oktober 600an dan november 300an tinggal 200an dan 200an rupiah dengan total sekitar Rp 530.000,-.

Angka itu sebenarnya hampir dua kali lipat, yang membuat istri sempat kaget. Terima kasih sudah ada tanggapan setelah lima kali pengaduan yang saya sampaikan. Namun sayang ada yang saya sayangkan tentang stand akhir meteran yang tidak tertulis pada bukti pembayarannya. Hanya tertulis 10/200 untuk Oktober dan 100/200 untuk November.

Semoga pelayanan yang lain juga semakin gesit dan memuaskan pelanggan.
Terima kasih PLN.


Jumat, 17 Oktober 2014

Hanya Belum "Ngecas" HP Sudah Bingung?

Mana colokan yang nganggur? sambil membawa HP dan charger kesana kemari. Aduuuhhh MATI LAMPU! teriak anakku kecewa setelah menyadari bahwa sedang ada pemadaman listrik oleh PLN. Nah itu baru HP yang digunakan hampir seringnya untuk bermain sudah membuat gupek dan bingung gimana kalo ini berlangsung lama, barulah kita sadar tuh gunanya listrik  dan tentu ingat jasa PLN. Apalagi ditambah cucian yang sudah menumpuk, belum punya air, harus memasak nasi, kerjaan lain juga butuh listrik, pingin nonton TV, yah... semoga cuma sebentar mati lampunya.

jangan ngomong tentang dulu, apalagi jaman batu
anakku itu katanya native digital. kami para ortu katanya sang urban digital
cuma HP bingung... dulu....
aah.......ini kata pasti udah bikin mereka melengos
Sang urban tak usah ikutan pamer tongos
Dua sisi harus dapat manfaat
ada terang ada gelap
ada kehidupan ada kematian
ada listrik hidup ada listrik mati

SEPERTINYA  SAYA PERNAH BACA ADA USULAN HARI TANPA TANPA LISTRIK. ?
Apkah ini sudah pernah terlaksana atau perlu dicoba aja ya?
Ada gak ya kira-kira manfaatnya?
Apa kita harus mencari manfaatnya?
Kalau hanya dalam satu keluarga, sepertinya gak seru?
Kalo terencana atau terjadwal mungkin tak masalah? (asal gak lama-lama)
Kasih lomba yang berhadiah heboh, untuk ide saat mati listrik.

Wis to Pak cepat tidur, udah malam besok kesiangan. Lagian listriknya sekarang  mahal.
"Yo wis Bu, tak Shut down sik"  .
Jangan lupa di save dulu Pak. hik-hik.


Rabu, 15 Oktober 2014

Mengadukan Tagihan Listrik yang Membengkak, Cepatkah?

Bagaimana cara mengadukan keluhan kita jika tagihan listrik rumah yang membengkak? Kita dapat melakukan dengan menelpon layanan 24 jam ke nomor 123, dan mengirimkan email ke costemer service kontakkami@pln.co.id .  Tapi saya tidak tahu kapan akan mendapat respon atau penyelesaian.

Hari ini genap satu minggu saya mendapatkan pengalaman, melapor ke customer service di 123 dengan id laporan 909QSB4. Tepatnya saya melaporkan tanggal 9 Oktober 2014 bahwa tagihan saya sangat jauh dari biasanya dengan keadaan meter KWh 1878. tanggal 10 Oktober 2014 saya mendapat e-billing dengan tagihan pemakaian 460 KWh sebesar  Rp 604.735,- (cukup berat untuk keadaan saya)


Dengan menerima e-billing ini saya mengkonfirmasi, bahwa masalah ada pada kesalahan pencatatan, yakni pada tanggal 9 September 2014 posisi stand akhir 2100 Kwh kesalahan pencatan. Petugas menyampaikan bahwa laporan masih dalam proses magerial.
Namun demikian  sampai dengan hari ketujuh saya periksa lagi cek tagihan listriknya masih sama saja alias belum ada perubahan.


Yang ingin saya sampaikan bahwa sistem layanan online tersebut sangat cepat baik dan bisa memberi koreksi yang cepat dan akurat dari masing-masing pihak. Namun saya sangat berharap respon dan layanan perbaikan juga jangan terlalu lama, atau memberikan jawaban dan keterangan estimasi waktu yang dibutuhkan sesuai dengan SOP PLN untuk perbaikan.

Disamping itu bagi para rekan pelanggan yang punya pengalaman serupa perihal tagihan listrik, dapat mengecek stand awal dan akhir secara online lalu memeriksa dengan posisi real dan memberikan koreksi seperlunya.


Selasa, 14 Oktober 2014

Mengenal CSR PT PLN (Persero)

Corporate Social Responsibility (CSR) PT PLN mungkin belum banyak kita kenal, apalagi implementasinya belum pernah menjangkau atau menyentuh lingkungan kita. Mengulas sedikit dan berpendapat tentang apa yang diperjuangkan PLN untuk masyarakat dalam tulisan singkat ini mungkin memberi manfaat bagi kita. Bagi sahabat yang ingin melihat lebih detail silahkan mengunjungi tautan  CSR PLN   atau Blog CSR
Berikut ini adalah Struktur Organisasinya.

http://www.pln.co.id/blog/csr/

Dengan membaca visi misi yang dituangkan, mungkin pembaca berminat untuk mendukung pencapaian target PLN, bekerjasama atau mememetik manfaat darinya, silahkan saja karena Perusahaan memiliki wewenang dan tanggung jawab Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) PT PLN (Persero), mencakup di antaranya:
  • Menyusun dan melaksanakan kebijakan pemberdayaan masyarakat di lingkungan perusahaan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan CSR dengan lingkup kegiatan Community relation, Community Services, Community Empowering dan Pelestarian alam.
  • Menyusun dan melaksanakan program kepedulian sosial perusahaan.
  • Menyusun dan melaksanakan program kemitraan sosial dan bina UKM dan peningkatan citra perusahaan.
  • Memastikan tersedianya dan terlaksananya program pelestarian alam termasuk penghijauan dan upaya pengembangan citra perusahaan sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance
1. PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN (CSR)
  • Community Relation
  • Community Services 
  • Community Empowering
2. PROGRAM DESA MANDIRI ENERGI di antaranya
  • Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH)
  • Pembangkit listrik biogas 
  • Pendidikan dan penyuluhanPelestarian alam, termasuk penghijauan
 3. PROGRAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT
  • Program Kemitraan (PK) 
  • Program Bina Lingkungan
Perlu dipahami juga oleh para pelanggal PLN bahwa komitmen dan  tekad perusahaan menyelaraskan pengembangan ketiga aspek dalam penyediaan listrik, yaitu ekonomi, sosial dan lingkungan sudah dapat berjalan yang diantaranya ditungkan dalam Kisah Mitra Binaan yang dapat dibaca oleh para pelanggan.

Namun berapa persentase pelanggan PLN mengetahui kisah-kisah ini, saya tidak tahu apakah menjadi penting bagi PT PLN (Pesrsero) infromasi ini sampai kepada masyarakat luas. Sangat berharap bahwa CSR PT PLN tetap menjadi sebuah komitmen murni bukan beban atau sekedar pemenuhan policy. Suatu saat mungkin pelanggan mendapat brosur atau catatan kaki informasi ini pada bukti pembayarannya.  hemmm bikin repot ga ya kirakira..... ?







Senin, 13 Oktober 2014

TV Menyala Tanpa Penonton

Save energy bagi anak dapat dikenalkan dengan peristiwa sehari-hari. Hal ini akan lebih mengena dengan pengalaman yang terjadi disekitar mereka. Mengapa anak? Keluarga sebagai bagian sosial masayarakat terkecil, lalu sekolah sebagai tempat mereka berinteraksi dapat dijadikan agen perubahan yang efektif dan berjangka panjang.

Iklan layanan masyarakat yang pernah tayang dibeberapa stasiun TV juga mampu hadir dalam keluarga dan memberikan pengaruh yang baik untuk anak-anak. Dunia pendidikan pun mengintegrasikan tujuan serupa dalam beberapa tema-tema  save energy, dalam proses belajarnya. Sudah atau selalu hadirkah PLN untuk mendukung kesadaran masyarakat dalam hal ini?

Suatu siang, anakku yang masih berusia enam tahun mengambil remot dan menyalakan TV. Dalam waktu yang bersamaan,  temannya memanggil dari luar rumah mengajaknya bermain. Tentu saja ajakan ini membuatnya lupa untuk mematikan TV. Beberapa waktu berlalu saya pulang bersama kedua kakaknya yang berumur sembilan tahun dan dua belas tahun. Sebelumnya mereka  saya ajak mampir mereka untuk membayar listrik. Dan kedua kakak yang sudah pintar membaca ini membaca bukti pembayawan selama dalam perjalan dengan memberikan komentar, "Mahal juga listriknya ya,pa?' sambil mengamati angka yang mencapai Rp 200.000.
Saya bangga juga karena kedua anak ini memiliki kesadaran tentang satu hal, karena nya saya tidak membuang waktu sambil santai meminta idenya untuk pemakain listrik yang hemat.

Setibanya di rumah, dijumpai TV menyala tanpa penonton. Hal ini membuat ia mencari-cari orang yang di rumah dan hanya menjumpai mama di dalam kamar tidur bersama adik. bayi. Alhasil adiknya segera ditemukan dan kedua kakak mengundang sekecil, memberikan penjelasan tentang TV yang hidup tidak ditonton adalah pemborosan. Dengan bahasa mereka tampaknya lebih efektif daripada bahasa orang tua yang memberi nasehat.

Saya sendiri banyak menjumpai dibanyak tempat adanya TV-TV yang menyala tanpa penonton baik di rumah-rumah sahabat, di perkantoran, dan fasilitas umum. belum pernah saya membaca ada yang melakukan study ini dan jumlah pemborosan yang terjadi. Hal ini akan menjadi berbeda jika seorang ibu ingin memasak sambil menikmati musik dangdut yang tengah tayang di TV. Dia tetap menikmati TV tersebut. maka mari kita goyang dangdut... he he.....

Minggu, 12 Oktober 2014

Tiada Hari Tanpa Listrik

Memakai setiap hari membuat kita sering tidak menyadari, betapa besar peranan listrik dalam kehidupan kita yang semakin modern. Membaca postingan seputar lomba yang dimuat di PLN, secara tidak langsung mengangkat kesadaran pribadi saya  akan manfaat listrik dalam kehidupan kita dijaman ini.

Lebih dari itu  bahkan segala penunjang kehidupan kita membutuhkan kehadiran listrik untuk dapat digunakan. Dengan kata lain kehidupan kita pun harus berani jujur dikatakan tergantung kepada listrik. Dari bangun tidur  mulai dari urusan makan, minum, mandi dan segala macam peralatan kita membutuhkan listrik, sampai kembali tidur lagi listrik tetap dibutuhkan untuk penerangan dan pendingin ruangan. Itu adalah contoh yang mendasar yang hampir semua rumah memilikinya.

Terimakasih juga kepada Blokdetik yang menjadi bagian event ini karena telah turut mengangkat kesadaran saya akan pentingnya listrik dalam kehidupan kita. Semoga kesadaran ini memberikan ide-ide bermanfaat dalam penggunaan listrik mulai dari dalam keluarga saya. Dengan harapan bahwa idi-ide ini bermanfaat untuk PLN serta pelanggannya yang membaca dan memiliki harapan yang sama.

Bagi saya, cara PLN mengundang partisipasi warga dengan berbagai cara seperti lomba-lomba memiliki kekuatan yang ampuh untuk membawa warga memahami, menyadari dan memanfaatkan listrik secara bijaksana. Nilai bonus sosial akan diperoleh dengan ketertiban pelanggan dalam pembayaran, pengawasan dan perawatan serta penggunaan fasilitas-fasilitas PLN oleh masyarakat akan semakin terbangun konstruktif.

Saat saya menulis ini, saya sedang difasilitasi oleh PLN sehingga komputer ini tetap lancar dan tidak mati hidup mati hidup. Pikiran saya menjadi lancar dan mengalir cepat ditambah suhu ruangan yang bisa diatur sesuai kebutuhan karena daya listrik yang memadai. Kopi yang saya seduh dari pemanas juga menemani kerja saya semakin semangat. Saudaraku di jajaran PLN anda patut bangga menjadi bagian penopang kehidupan lapisan masyarakat. Apresiasi layak diberikan atas kerja keras anda menjadi bagian denyut kehidupan masyarakat.

Terlepas dari segala kekurangan dan kendala yang dialami, anda layak maju terus meningkatkan sistem pelayanan PLN, kami siap mendukung semua kebijakan positif yang dikembangkan PLN.