Sabtu, 30 April 2022

Rela Latihan

Kemarikan mainmu
Sambungkan dengan pengeras
Hidupkan listrik setelahnya....
nyalakan dan mainkan musik 
sesukamu

Duduklah sejenak
Berbagi cerita apa saja
Yang bisa mengisi waktu
Tidak harus selalu mengunyah
Atau mengisi mulut terus menerus
Daya cerna lambung kita juga terbatas
Sesudah engkau menempuh pendidikan tinggi
Sesudah engkau mengalami hidup di negeri maju
Mungkin engkau ingin membagi cerita betapa hebat
Tempat yang pernah kau singgahi dengan segala macam
bentuk perkembangan dan hirup pikuk yang memukaumu

Namun kulihat
Cahaya lain yang punya cerita
Tempak membias indah
Lebih indah daripada semua ambisi
Yang hanya akan menguras tenaga dengan emosi
Tanpa memberi dampak apa-apa yang sebanding
Karena ajakan yang diikuti baru dari permukaan saja
Permukaan untuk mengangkat diri sendiri dengan sedikit
Mengatasnamakan atau menaiki kendaraan yang kurang kuat
untuk dapat dikatakan aman menyangga beban yang harus dibawa
Untung dan hitungan hanya pada angka-angka yang bagi banyak orang
Mudah diterka kedangkalan namun enggan menanya mengapa ada juga
Kesombongan dibalik kebodohan yang jelas-jelas kentara bahkan bagi mereka
Yang egois, pengeruk untung, kasar dan dinamai penjahat punya hati mengeja perkara
Mana yang dapat ditempuh juka  dilakukannya jika semua itu untuk maslahat kebersamaan

Menyusun puing-puing
dari sisa pertempuran lama
Terkadang menitikkan air mata
Bukan karena keringat yang mengalir
yang harus ditangisi saat memungut lalu
menata juga membuang aneka bagian pilihan
dari sisa-sia yang ada itu....
Tetapi suara-suara kehilangan
Kehilangan banyak hal karena keegoisan
keberingasan yang mendera banyak manusia lain
Kehilangan rasa merdeka untuk melangkah hingga menghirup
udara segar dilingkungan yang aman...
hingga kehilangan orang-orang yang dikasihi....
bahkan sebagian tempat tinggal yang sudah rata....
tidak berbentuk sebagai tempat yang dise but rumah......
tempat dimana orang bicara pulang
tempat yang ingin dituju
jumpa pada sang ibu
bercerita pada sang ayah
memeluk mereka
lalu bilang  I love you
kepingan-kepingan  batu dan bata.....
saksi sepasang mata yang berkaca-kaca itu
pernah berkisah apa adanya yang ia tahu......

Untuk rela
ternyata butuh latihan
Untuk latihan pun demikian
butuh rela
Pikiranmu sudah lama berlatih
Bila meerasa belum cukup untuk mengerti
semua itu maka latihlah lebih dari itu
agar engkau menjangkau pa yang sebenarnya
sedang engkau cari....
Akan kaumulai kapan
Hari ini atau esok gunakan pikiranmu sudah cukup
Namun mulailah dengan lebih dari itu agar tercapai
Apa yang ingin engkau kerjakan setelah kita duduk-duduk
untuk berbagi banyak cerita dengan teman-teman yang lain......

Jika lampu itu
membuatmu bisa membaca
kamu tidak akan mengatakan
betapa hebatnya kamu bisa membaca
saat kamu bicara tentang lampu
Orang lain sudah mengacungkan jempol
pada kemajuanmu saat kau masih kanak-kanak
Hanya pada malam hari
Engkau membaca dengan lampu itu
Mereka sedang bicara tentang betapa gelap malam itu
Tanpa logika yang mempersulit teori ilmiah karena sudah lumrah....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar